Kamis, 28 Februari 2013

BAB I PENDAHULUAN


ANALISIS AKUNTANSI KEUANGAN KOPERASI DITINJAU BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN
ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (SAK ETAP)

1.      Pendahuluan
1.1.   Latar Belakang Masalah
Koperasi merupakan lembaga yang menjalankan suatu kegiatan usaha dan pelayanan yang sangat membantu dan diperlukan oleh anggota koperasi dan masyarakat. Kegiatan usaha yang dimaksud dapat berupa pelayanan kebutuhan keuangan, perkreditan, kegiatan pemasaran, atau kegiatan lain. Hal ini dapat dilihat pada peran beberapa koperasi kredit dalam menyediakan dana yang relatif mudah bagi anggotanya dibandingkan dengan prosedur yang harus ditempuh untuk memperoleh dana dari Bank.
Dengan adanya kebijakan Pemerintah dengan diberlakukannya Undang–undang yang mengatur Otonomi Daerah perimbangan keuangan pusat dan daerah serta Undang–undang Perpajakan tahun 2000 dan juga berlakunya pasar bebas tingkat Asia tahun 2007, maka untuk mengantisipasi hal tersebut Primer Koperasi Kepolisian Resort xxx dapat memberikan perkembangan motifasi kepada Anggotanya untuk lebih dikembangkan dalam menjalankan misi dan visi Koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan Anggota pada khususnya dan keluarganya pada umumnya. Tugas Pokok Primkoppol Resort xxx tidak lain adalah Badan dan Pelaksana Perkoperasian di Tingkat Polres xxx, juga membantu terselengaranya program kerja Perkoperasian dan kebijakan yang digarisbawahi dari Pimpinan Polri dan Puskoppolda Jatim dalam upaya membantu Pimpinan untuk mewujutkan kesejahteraan anggota Polri dan PNS Polri besrta keluarganya secara tertib dan terus menerus.
Seiring dengan pesatnya perkembangan usaha-usaha di Indonesia, pada tanggal 23 Oktober 2010 telah terbit dan disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan  tentang Exposure Draft Pernyataan Pencabutan Standar Akuntansi Keuangan yaitu pencabutan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 27 tentang akuntansi perkoperasian. Pencabutan PSAK No. 27 dilandasi alasan sebagai dampak dari konvergensi IFRS yang mengakibatkan SAK berbasis industri harus dicabut karena sudah diatur dalam SAK lain. Sebagai pengganti PSAK  No. 27, kini telah terbit Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) yang digunakan untuk entitas tanpa akuntabilitas publik. Entitas tanpa akuntabilitas publik adalah entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan dan menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum (general purpose financial statement) bagi pengguna eksternal seperti pemilik yang tidak terlibat langsung dalam pengelolaan usaha, kreditur, dan lembaga pemeringkat kredit.
SAK ETAP diterapkan untuk penyusunan laporan keuangan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2011. Penerapan dini diperkenankan. Jika SAK ETAP diterapkan dini, maka entitas harus menerapkan SAK ETAP untuk penyusunan laporan keuangan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2010. Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi posisi keuangan, kinerja keuangan, dan laporan arus kas suatu entitas yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi oleh siapapun yang tidak dalam posisi dapat meminta laporan keuangan khusus untuk memenuhi kebutuhan informasi tertentu. Dalam memenuhi tujuannya, laporan keuangan juga menunjukkan apa yang telah dilakukan manajemen (stewardship) atau pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya (SAK ETAP paragraf 2.1).
Dalam laporan keuangan tercatat semua transaksi yang terjadi pada koperasi selama satu periode, sehingga pemakai dapat mengetahui manfaat yang diperoleh sebagai anggota koperasi selama satu periode dengan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang diperoleh sumber daya ekonomi yang dimiliki dan dapat diketahui pula kewajiban dan kekayaan bersihnya. Keterbatasan pengetahuan manajemen mengakibatkan kesulitan untuk menganalisis lingkungan usaha, ketidakmampuan dalam mengidentifikasikan peluang-peluang yang ada dalam lingkungan, sehingga pada akhirnya akan menemui kesulitan dalam menyusun perencanaan, khususnya perencanaan dalam keuangan. Kurangnya tenaga terampil akan mengakibatkan tidak teraturnya sistem pembukuan.
Untuk mengetahui apakah Primkoppol Resort xxx termasuk dalam entitas tanpa akuntabilitas publik dan apakah Primkoppol Resort xxx  menerapkan SAK ETAP,  diperlukan evaluasi atas hasil dan proses kegiatan akuntansi yang telah diterapkan Primkoppol Resort xxx. Yang dimaksud dengan hasil dan proses kegiatan akuntansi antara lain laporan keuangan, penjelasan pos-pos neraca dan bukti-bukti pendukungnya.
1.2.   Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang diatas yang telah diuraikan, maka penulis merumuskan masalah:
a.       Apakah Primkoppol Resort xxx termasuk dalam entitas tanpa akuntabilitas publik?
b.      Apakah Primkoppol Resort xxx telah menerapkan SAK ETAP secara benar?
1.3.   Batasan Masalah dan Kerangka Pemikiran
1.3.1.    Batasan Masalah
Untuk mempersempit ruang lingkup penelitian dan menghindari pembahasan yang meluas maka penulis hanya membahas tentang laporan keuangan Primkoppol Resort xxx ditinjau berdasarkan SAK ETAP pada tahun buku 2011.
1.3.2.     Kerangka Pemikiran

Gambar 1.1.
Kerangka Pemikiran

Laporan Keuangan
Primkoppol Resort xxx
 

Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP)

 
                                                                    
 



SAK ETAP telah dirancang sebagai standar dalam penyajian laporan keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik. Maka dalam skripsi ini penulis akan menganalisis penerapan perlakuan akun-akun yang terdapat dalam laporan keuangan Primkoppol Resort xxx, seperti penyusunan neraca dan laporan laba rugi dan juga mengenai kelengkapan atas laporan keuangannya berdasarkan SAK ETAP.
1.4.  Tujuan penelitian
Tujuan penelitian ini antara tidak lain adalah:
a.       Untuk mengetahui Primkoppol Resort xxx termasuk atau tidak dalam entitas tanpa akuntabilitas publik.
b.      Untuk  mengetahui  penerapan  penyajian  laporan  keuangan  Primkoppol  Resort
xxx ditinjau berdasarkan SAK ETAP.
1.5.   Manfaat Penelitian
1. Bagi Koperasi
Sebagai informasi tambahan bagi Primkoppol Resort xxx dalam penyajian dan penyusunan laporan keuangan koperasi.
2. Bagi Universitas Madura
Hasil penelitian ini dapat dipergunakan sebagai bahan referensi dan bahan pertimbangan bagi pihak lain yang ingin mengadakan penelitian lebih lanjut tentang SAK ETAP sebagai tinjauan bagi perusahaan yang menerapkan SAK ETAP.
2.    Bagi Peneliti
Sebagai pengaplikasian ilmu yang telah peneliti peroleh di bangku kuliah dan menambah wawasan penulis dengan mengetahui kesesuaian penyajian laporan keuangan Primkoppol Resort xxx ditinjau berdasarkan SAK ETAP.
4. Bagi Masyarakat
Sebagai informasi mengenai keberadaan Primkoppol Resort xxx khususnya dalam penerapan laporan keuangannya.
1.6.  Sistematika Penulisan Skripsi
Pada sistematika penulisan skripsi ini mengacu pada buku pedoman penyusunan skripsi dari Fakultas Ekonomi Universitas Madura xxx. Sistematika penulisan skripsi yang dilakukan adalah sebagai berikut:
BAB   I           : Pendahuluan
Dalam bab ini dijelaskan mengenai latar belakang masalah, rumusan masalah,  batasan  masalah,  kerangka  pemikiran,  tujuan  penelitian,
 manfaat penelitian dan sistematika penulisan skripsi.
BAB  II           : Tinjauan Pustaka
Dalam bab ini dijelaskan berbagai landasan teori yang dipakai sebagai dasar dari penelitian yang dilakukan dan juga disajikan perumusan hipotesis
BAB III          : Metode Penelitian
Dalam bab ini menerangkan tentang langkah-langkah dalam melaksanakan penelitian yang meliputi lokasi penelitian, jenis penelitian, jenis data dan sumber data penelitian, teknik pengumpulan data, defenisi oprasional variabel yang terkait dengan penelitian, dan metode analisa.
BAB IV          : Hasil dan Pembabahasan
Dalam bab ini berisi tentang penyajian data yang meliputi, gambaran umum, lokasi, struktur organisasi, penyajian laporan keuangan, permasalahan dan penyelesaian masalah.
BAB   V          : Penutup
Dalam bab ini berisikan kesimpulan dari pembahasan bab-bab terdahulu serta saran-saran yang diberikan kepada instansi yang bersangkutan.

3 komentar:

  1. Info yang sangat berguna, terima kasih sharingnya...
    informasi lainnya tentang pelatihan sistem aplikasi / software SAK-ETAP untuk koperasi, silakan klik BINTEK SAK-ETAP KOPERASI.
    Semoga bermanfaat Trims...

    BalasHapus
    Balasan
    1. mas bro, boleh minta software bintek SAK ETAP - koperasinya? terima kasih

      Hapus
    2. mohon bantuaanya, ini no hp saya, 085746509107, apri bagus,

      Hapus